Asuransi

20 11 2009

Akhirnya, setelah muter-muter, plarak-plirik kiri-kanan, digodain kiri-kanan, udah dapet asuransi seperti yang daku cari. Sejak sering baca-baca blognya mrshananto jadi bikin melek finansial, walo blom mampu hire plannernya secara fee-nya gede bow, lah uang yang mau di-plan kaga seberapa hihi :wink: Jadi sekarang target dalam perencanaan keuangan yang daku bikin sendiri, harus dimasukkin target hidup hehe…Yang kalo bisa siy tercapai yaaa.

Nah taun ini targetnya selain nyukupin Dana Darurat terus harus punya Asuransi Jiwa untuk Ayah sama Dana Pendidikan buat Lanafarra. Trus Bunda apa dong, yah namanya juga Finance Minister, menteri keuangan keluarga kecil, yah bos-bosnya dulu yang diurusin, abdi dalem belakangan wakakakak :wink:

Tenang daku juga lagi menghitung pos-pos yang berat ke posisi menteri ini niy, kek Dana Shopping, dana Liburan, etc, yeaaa I like it :D  Balik lagi ke tujuan lo apa? Asuransikah? Dana Daruratkah? Dana Pensiunkah? Dana Pendidikankah? Dana Liburankah? Arghhh aku maw semuaaaa….

Dari situsnya Wina ini jadi dapet beberapa pencerahan soal asuransi. Diantaranya:

Fungsi asuransi adalah sebagai proteksi nilai finansial kalo misalnya terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Kita akan memerlukan asuransi untuk melindungi diri dari kesulitan finansial seperti :

  • Biaya Kesehatan – biasanya dalam bentuk fasilitas kantor atau Asuransi Kesehatan
  • Cacat tetap total akibat kecelakaan – dimana kita tidak bisa bekerja normal sehingga memerlukan “modal” untuk dapat memulai hidup baru
  • Kehilangan penghasilan utama keluarga pemberi nafkah – jika terjadi meninggal pada pemberi nafkah utama keluarga, maka keluarga kita memerlukan uang dalam jumlah besar untuk menyambung hidup.

Nah, sekarang kebutuhan asuransi keluarga gua apa sech?

  • Asuransi Kesehatan – supaya kalau memang sakit, gak perlu mengeluarkan dana besar untuk biaya kesehatan, rawat jalan atau rawat inap. Saat ini memang Ayah, Bunda, Lana dicover oleh kantor tapi untuk rawat jalan dari kantor Ayah sistemnya medical cash payment, jadi dikasiin tiap bulan, jadinya sering kepake buat yang laen deh huuu… Jadi masih perlu beli asuransi kesehatan lagi ga ya, khususnya buat Ayah ma Lana? Ini masih jadi PR niy, selama ini masih bisa dihandle, tapi insyaAllah akan dipikirin gimana baiknya…
  • Asuransi Jiwa – fungsi utamanya untuk menggantikan warisan. Jadi jika sampai terjadi apa-apa seharusnya kan kita punya dana yang dapat dijadikan warisan. Menurut Wina problem orang pada umumnya karena masih muda, atau karena gak pernah investasi selama ini, jadinya proses ’wealth creation’ nya belum selesai. Jadi apa yang mau diwarisin padahal anak masih kecil-kecil. Untuk contoh Ayah yang punya 2 tanggungan (bunda dan Lanafarra), artinya harus tersedia UANG PERTANGGUNGAN yang cukup besar agar jika terjadi sesuatu ahli warisnya dapat melanjutkan hidup dengan lifestyle yang hampir sama.

Cara menghitung Uang Pertanggungan yang gampang = Jumlah pengeluaran tiap bulan x 12 bulan x 10 tahun = ?

Nih misalnya keluarga kecil si Ayah pengeluarannya 10 juta tiap bulan, berarti uang pertanggungan yang dibutuhin 10 juta x 12 bulan x 10 tahun = 1,2 M.

Artinya kalau terjadi apa-apa, keluarga si Ayah bisa memanfaatkan 1,2 M untuk melanjutkan hidup dan berinvestasi.

Jenis asuransi yang direkomendasiin Wina adalah asuransi jenis term 10 tahun (istilahnya asuransi term life). Term ini adalah asuransi jiwa murni. Ciri-ciri asuransi ini, kalo terjadi meninggal akan keluar 1,2 M, jika tidak terjadi meninggal maka tidak keluar apa-apa, alias hangus seperti juga asuransi mobil atau asuransi kebakaran properti.

Wah rugi dong?

Kata Wina: Gak… karena seperti beli payung, fungsinya melindungi dari ’hujan’.

Ilustrasinya begini Ayah naik mobil, payung disimpan di bagasi, diluar hujan Ayah gak kebasahan kan. Artinya payung ini gak dipake karena Ayah belum perlu keluar dari mobilnya. Gak rugi juga kan berarti simpan payungnya? Yang penting kalau memang perlu keluar dari mobil, payungnya cukup besar dan Ayah gak kebasahan.

Kenapa jenis term yang dipilih, karena alasan efisiensi biaya demi uang pertanggungan (UP) yang sesuai dengan kebutuhan.

Ilustrasi lagi:
Term 10 tahun, laki-laki, 27 tahun, tidak merokok

UP = 1 M –> perkiraan Premi = 3 juta/ tahun (TIDAK ADA NILAI TUNAI)

Kalau jenis asuransinya bukan term, premi yang akan dibayarkan sangat besar dengan UP 1,2 M. Kalau preminya dikecilin, UP nya jadi kecil juga. Misal UP 280 juta mungkin terasa banyak saat ini… tapi dengan biaya hidup 10 juta, artinya 280 juta itu akan ’selesai’ dalam 28 bulan = kurang lebih 2 tahun, sedangkan anak kan masih kecil :(

Trus kenapa hanya 10 tahun?

Biasanya orang umur 27 itu karirnya belum terbentuk dengan jelas. Karir seseorang baru jelas polanya di usia 35 tahun kata Wina. Jadi biasanya rekomendasi untuk usia <35 tahun adalah Term 10 tahun. Kalo untuk usia >35 tahun menggunakan Term 20 tahun.
Artinya, lama pertanggungan hanya perlu selama masa produktif saja = mulai bekerja hingga usia 55 tahun. Setiap 2 tahun, rekomendasi asuransi ini pun harus terus direvisi dan disesuaikan dengan perkembangan karir si pemberi nafkah dalam keluarga.

Dengan premi asuransi jiwa yang rendah, jadinya bisa alokasi dana lebih banyak untuk investasi demi mencapai tujuan-tujuan Dana Darurat, Dana Pendidikan dan Dana Pensiun yang kita pengen. Investasi harus efisien, jangan bayar biaya-biaya kemahalan didalamnya.

Asuransi term life ini jangan berdiri sendiri, tapi harus dibarengi dengan menabung dan/ atau investasi lain. Investasinya ke mana? Salah satunya : Reksadana (insyaAllah daku mau posting juga kalo dah kelar perburuannya :wink: )

Asuransi ya untuk asuransi, perlindungan.

Teteup harus perhatiin berapa UP yang dibutuhin dan berapa premi yang harus dibayar.

Investasi ya untuk investasi.

Perhatikan juga berapa kebutuhan investasi, bandingin sama kemampuan kita berinvestasi. Trus perhatiin risikonya. Terakhir baru deh perhatiin returnnya berapa dan ada gak produk yang returnnya bisa lebih baik?

Setelah searching-searching kesana kemari, ternyata cukup susyah juga ya nyari asuransi sesuai kebutuhan keluarga kecilkuw. Soalnya gua pengennya yang syariah, soalnya sekarang dah banyak kan produk syariah dan jelas diatur sama Dewan Syariah, jadi insyaAllah bia menghindar dari riba (itu menurutku lo ya…) :smile: Coba cari ke AXA Mandiri Syariah, ora ono yang jenis term, Bumiputera Syariah apalagi, kebanyakan sekarang pada main unitlink, emang lagi hip kan ya.

Tapi akhirnya dapet pencerahan pas ngubungin Asuransi Takaful keluaran Bank Muamalat. Disitu ada produk pure asuransi jiwa term kontrak 10 tahun UP sesuai kebutuhan preminya sekitar 2,5juta namanya Takaful Falah. Aku sampe bolak balik nanya (tentunya dengan bahasa orang awam yang samsek kaga ngarti perasuransian :wink: ), ini full proteksi kan, tidak mengandung unsur investasi hihi…keknya gua dah terdoktrinasi banget ni ma Wina huekekeki…

Dan bener kata Wina, kalo pure asuransi jiwa, preminya ga akan segede unitlink. Asuransi ini bisa ditambahkan fasilitas personal accident, cash plan, cacat tetap total dan critical illness. Eh ternyata kelebihan produk ini kalo peserta tidak ada klaim selama masa perjanjian, maka akan diberikan nilai tunai/ tabungan kepada peserta. Weikss, kata Wina sebaiknya jangan ambil yang ada nilai tunai coz berati sebagian uang kita dipakai untuk investasi, mending kita investasi sendiri. Trus dapet penjelasan lagi begini: nilai tunai yang ada di Takaful falah adalah bonus untuk nasabah dari akumulasi bagi hasil tabarru yang disetorkan lewat premi dan bukan unsur investasi, karena yang memutarkan dana falah adalah takaful sendiri bukan manager fund/ manager investasi yang memang bermain di investasi. Ow gitcu, yasutralah, dengan bismillahirrahmanirrahim aku ambil deh.

Masih banyak niy PR-PR untuk menuhin tujuan keluarga gua apa, biar dicentang semua gituh…Masih harus banyak belajar juga, sama yang pasti masih harus banyak kumpulin duitnya ya gaaa…

Tips beli asuransi dari Ligwina Hananto niy:

  • Belilah Asuransi Jiwa jika Anda memiliki tanggungan.
  • Jangan pernah mengasuransikan jiwa anak Anda.
  • Belilah asuransi murni agar Anda dapat memperoleh Uang Pertanggungan maksimal dengan premi yang efisien.
  • Perhatikan Uang Pertanggungan (UP) Meninggal Anda. Tanyakan berapa lama keluarga Anda dapat bertahan hidup dengan besarnya Uang Pertanggungan tersebut. Minimal keluarga anda harus dapat bertahan hidup selama 10 tahun.
  • Artinya UP 100 juta akan bermakna besar jika penghasilan Anda 1 juta per bulan. Namun jika penghasilan Anda 10 juta per bulan, UP 100 juta itu akan habis dalam waktu 10 bulan.




Nasi Kuning Perkedel Ikan — 12m+

17 11 2009

Lagi…daku mencoba membuat variasi makanan pas wiken, yah namanya juga working mom, mampu dan siap berkreasi di dapur Cuma pas lagi lowong, itu juga kalo ga cape, ngantuk, bete, sibuk, ahhh banyak alesan :wink:

Nyoba bikin nasi kuning sendiri ah, keknya bumbunya ga ribet dan tetep pake prinsip sehat MPASI homemade. Resepnya didapet di arsip milis mpasirumahan, dengan variasi sesuai bahan yang ada di kulkas :smile: Lana lumayan interesting ngeliat nasinya warna koneng, tapi yang dia doyan banget perkedel ikannya, lahap, dicemilin apalagi, untung buat perkedelnya 2 porsi hehe, lumejen lahhh…

Bahan:
250gr nasi
50cc susu UHT plain (bisa juga pake santan kental)
1/2sdt garam (optional)
2ruas kunyit, parut lalu peras
1siung bawang merah, parut

1 telor ayam kampung, dibuat dadar, diiris tipis

Cara membuat:
Campur semua bahan jadi 1, trus kukus 25menit. Udah deh siap disajiin pake bawang goreng, ditambah telur dadar ma perkedel ikan (resepna dibawah)

Perkedel ikan – 12m+

Bahan:
50gr kentang, kukus trus haluskan (bisa diulek ato pake parutan keju)
50gr ikan gurame fillet, cincang (bisa pake ikan tongkol, tenggiri, dll)
1 telor ayam kampung, dikocok
2sdm bawang merah, halusin (bisa pake yang udah digoreng, dihalusin juga)
1sdm bawng putih, halusin (bisa pake yang udah digoreng, dihalusin juga)
1sdm daun bawang, iris tipis
1 putih telor untuk lapisan

Cara membuat:
Aduk semua bahan trus dibentuk bola-bola kecil. Celupin ke putih telor trus goreng dech. Nah karna dah beli Canola Oil langsung coba ngegoreng pake minyak itu, moga menyehatkan ya. Trus pas dah diangkat perkedelnya ditiris dulu pake kertas minyak ato tisu. Bisa langsung dimakan deh, ayah juga demen, dicocol pake saos sambel, yummy…

 





First Trip to Taman Safari

14 11 2009

Minggu lalu, kita sekeluarga ikut family day kantor bunda ke Taman Safari. Karna bawa anak kecil ribed, kita mutusin bawa mobil sendiri ga ikut rombongan naik bis. Yah walopun jatoh-jatohnya rugi soale bensin, tol etc ga diganti, gapapalah itung-itung jalan-jalan. Rombongan janjian ketemu di rest area tol Sentul buat bagiin snack sama uang saku, ditunggu paling lambat jam 8 pagi.

Haiyyyaahh ini keluarga kecil gua kan biasa siap-siap mau kemana-mana 5 jam sebelum acara mulai lahh gua mesti bangun jam brapa dunks phewww :shock:

Yah akhirnya gua bangun juga jam 3 pagi, sodar-sodara! Geblegh banget kan paginya, ampe dijalan blom nyampe Sentul aje gua dah kewer-kewer lagi matanya, nguantukkk…

Bangunlah gua jam 3 sendirian, waa mana baru abis nonton pelem horor kemarennya ma ade-ade gua, hiii merinding juga euy, kek ada yang ngeliatin, naudzubillah… Masih ga konsen tu, bolak-balik ke kulkas ngambil bahan, ini kurang lah, itu kurang ihhh…

Setelah grabag-grubug di dapur, jadi deh daku masak Macaroni Telur ma Puding Mangga buat dibawa namansapari. Kalo buat ortuna mah ntar dapet makan disana, lah anak-anak gimandang? Anak-anak dapet juga siy, tapi kutanya panitia, modelnya fried chicken + sosis + nugget gituh, oh nooo… Lana blum pernah nyentuh gitu-gituan, so I prefer masak sendiri deh buat si ‘lil princess. Lumayan banyak bekel yang gua bawa, selain makanan besar, cemilan sereal honey star, buah pisang, apel, pepaya, susu ultra, jus buavita, pokona biar bu Lana laper tinggal maem yang udah dibawa, ga repot-repot beli lagih :smile: Blom lagi untuk bokap nyokapnya juga seabreg-abreg, green tea ma jasmine tea botolan, susu kotakan, roti sobek, roti keju, roti daging, dapet snack box 3 biji, dapet air mineral 9 botol duenngggg :wink:

Jadilah kita berangkat dari rumah jam 7 lewat, tuu kannn lambreta beneeerrrrr, padahal daku dah bangun dari jam 3 pagi :sad: Nyampe rest area Sentul jam 8 kurang 5, duennnggg, orang terakhir yang nongol :wink: Teteup diantara 800 orang yang hadir, kale keluarga Firmansyah ini memang terkenal leleta-leleti dah hahahaha….

Sepanjang jalan menuju Sentul paginya Bu Lana ga mau bobo lagi, jadinya pas udah di daerah Puncak, deket-deket Taman Safari, mule deh dia kriyep-kriyep yaaa…gemana sech, kan mao liat binatang nak… Udah usaha deh ayah bunda bikin heboh biar si anak kecil tetep melek. Pas masuk kandang gajah ma zebra tuw, masih diem aja kek orang blom nyambung hihi.. abis udah nguantuk berat, tapi dipaksa konsen liat binatang ma ayahbunda, gitu kali ya kata Lana hihi… :wink: Lumayan deh safari tracknya kira-kira sejam Lana mule seneng, dan akhirnya ketiduran yang bener-bener plek dah ga tahan pas dah di kandang yang mau terakhir-terakhir, emang udah ga penting juga jiyaaaa….

Seperti biasa Lana kalo bobo siang tuw sekitar 3 jam, ya udah deh ditinggal aja dia bobo di car seat sama ayahnya yang asyik maen game. Sementara Bunda gabung ma temen-temen di Panggung Gajah yang paling atas lokasinya. Yahh denger-dengerin penyanyina Taman Safari nyanyi trus dengerin bagiin door prize, lahhh door prize koq didengerin doang, iyak wong ga kebagian kakakakawwww ;p Sama makan lunch box yang disediain panitia. Kelar acara jam 1-an langsung acar bebas. Peserta boleh jalan ato masuk ke semua wahana, nanti balik ke panggung jam 4.30 buat ambil dinner box.

Kebetulan Bu Lana dah bangun, jadi deh nyuapin Bu Lana dulu, trus ngelap badan sama ganti pampers. Tus ayah bunda sholat, Lana ngemil makan pepaya sama honey star. Selesai itu baru deh siap muter-muter. Lana duduk di stroller, ayah bunda sibuk dorong-dorong. Jam 3 mau nonton The Cowboy Show, atraksi koboi gitu, katanya seru, tapi tu wahana letaknya paling ujung atas euy, adalah ayah bunda gempor pisan dorong stroller isinya anak kecil bobo sampe keatas. Lah karna dikasi tau bakal ada adegan pake api sama ledakan-ledakan gitu disaranin anak-anak ma manula duduk paling atas, huaaaaaa….gotong-gotong lagi strollernya bu Lana ke atas, weekksss :wink: Lumayan bagus aksi koboina, settingnya mirip banget ma pelem Wild Wild West dulu. Ampe Bunda nanya ma Ayah, emang bener ada kehidupan koboi ya Ay di Amerika sana hihi…dodolll

Keluar daro Cowboy show ujan deres banget, yasutra langsung menuju pulang deh. Sebelum keluar Taman Safari si bu Lana be’ol pas Ayah Bunda makan malem.





Lana minum obat

11 11 2009

3 hari setelah ulbul Lana yang ke 15 bulan, akhirnya ayahbunda mutusin buat ke dokter. Tadinya udah mau ke markas Sehat pas wiken lalu, tapi pas nelpon udah penuh. Yasud, coba diobati sendiri dulu. Iya Lana kena Impetigo ato Iktema apa Eczema gitu deh. Kata dokternya bahasa tradisionalnya ‘budukan’, ga enak banget dengernya huuu

Awalnya dari gatel-gatel di kaki Lana yang emang ga pernah sembuh banget, tetep aja masih ada gatel dikit walo rajin dikasi lotion. Dermatitis Atopi (DA) ini muncul dari Lana umur berapa ya, keknya sekitar 4 bulanan ya. Udah dibawa ke dokter katanya sejenis alergi yang berbentuk DA ini. Lana keturunan alergi dari ayah yang alergi berat sama debu. Tapi kalo ayah berbentuk rhinitis alergi alias kalo pagi ato cuaca dingin suka bersin-bersin.

Lana tangan iseng banget deh suka ngutilin lukanya, garuk-garuk apalagi demen banget ampe berdarah-darah :( Padahal kukunya rutin Bunda potong 2 hari sekali. Sayang banget, Lana kulitnya putih tapi keknya darah manis kayak bundanya. Jadi dicoel dikit ma nyamuk, gatel, digaruk dan berbekas dech *higs Seperti di mayoclinic dibilangin salah satu factor yang risiko terkena impetigo meningkat, bila ada dermatitis kronis khususnya atopis dermatitis.

Nah mungkin pas garuk kakinya luka, ada kuman jahat yang berkembang jadilah seperti bisul ada nanahnya. Dan jumlahnya banyak alias berkoloni. Uh Lana tuh ga mau dibilangin, garuk terus, sampe akhirnya lukanya terbuka dan menular ke kaki sebelahnya. Memang menurut dr. Farian di markas, impetigo ini menular, dan Lana udah kena di ke2 kakinya. Sehari sebelum dibawa ke markas, badannya sempet anget, karna luka dikakinya ini kayaknya. Bingung banget mau diapain, mau dikasi salep takut salah. Dulu Lana dapet beberapa salep karena emang lumayan sering konsul ke dokter perihal alergi ma gatel-gatelnya. Pernah pake salep Hidrocortisone, Dermatop, Protopic, Myco apa gitu namanya, tapi salep-salep itu ga pernah lama bun pakein, soale ngeri banyak yang mengandung steroid dan efeknya mengerikan deh kalo penggunaan dalam jangka waktu lama :( Mau dibalut basah, mau dipakein kaos kaki kan nempel ya ntar pas dibuka Lananya ngejerit, duh kesian :cry: Jalannya juga jadi males, mungkin terasa sakit ya. Kata dokter memang itu gatal dan sakit. Sebelum akhirnya bisa ke dokter, dirumah cuma di-treat dilap pake kapas yang direndem air anget trus dikasi betadine. Awalnya bunda pikir Lana kena HMFD (human mouth and foot disease), soalnya dijari tengah tangan kirinya ada kek tumbuh bisul dibalik kukunya. Emang ada sodara tuh Syifa sama Dzaki dulu pernah sakit dipinggir kuku-kukunya ke tumbuh bisul tus kukunya pada ngelotok gitu, manatau ketularan :sad: Tapi ternyata bukan HMFD

Tus kata dokter, karena impetigo-nya Lana udah meluas sampe ke kaki sebelahnya, jadi terpaksa harus diobatin dari dalem juga selain dikasi salep. Impetigo ini penyebabnya bakteri, jadi ya harus minum antibiotik. Lana kan dari lahir blom pernah mengkonsumsi antibiotik. Ayahbunda ga alergi siy sama antibiotik, tapi sejak belajar dan ikut milis sehat jadi pengen lebih tau banyak tentang ksehatan anak. Alhamdulillah so far Lana paling kena flu ringan aja, pernah flu berat sama batuk yang sampe idung mampet dan ingusnya ijo itu sekali pas bulan lalu. Tus pernah juga diare karna teething *duh, alhamdulillah semua pulih dengan home treatment tanpa obat-obatan yang ga perlu. Dulu waktu baru lahir kuning tus dibawa pulang sempet juga ngicipin puyer Urdafalk, yang dicobain sama ayah rasanya amboi paitnya :sad: Karna Lana blom pernah mengkonsumsi jadi dikasi tau sama dokter, kalo setelah minum antibiotiknya ada merah-merah dikulit, sesak nafas, muntah, dll segera bawa ke RS, itu artinya ada alergi obat. Oya antibiotiknya diminum selama seminggu ya 3x sehari. Antibiotiknya bentuk sirup namanya Amoxsan, kemasannya bentuk bubuk, pas akan diminum dikasi air minum sampe batas yang ada di botol. Nah larutan suspensi yang udah dilarutin harus habis dalam waktu seminggu. Tus dihitung beradasarkan BBnya Lana, dosis yang harus diminum 5cc. Alhamdulillah di markas Sehat dijelasin-sejelasnya tentang obat dan penyakit anak. Gitu juga salepnya, merknya Mucipirotin isinya khloramfenikol, cara pakainya luka dibersihin pake kapas anget tus salep diolesin dipinggi-pinggir luka yang terbuka, nanti dia akan menutup sendiri. Selama luka masih basah boleh ditutup pake kain kassa, kalo sudah kering ga perlu lagi. Tus selama kakinya sakit, untuk kaki dianjurin pake sabun antiseptik kek Lifebuoy ato Dettol, tapi kalo dah sembuh ga perlu lagi, pake sabun biasa aja. Karna ini termasuk penyakit yang mudah menular, jadi sebaiknya pakaian kotor Lana saat dicuci dipisahin sama kain lain, terutama kain adek Khanza, soalnya rentan ato paling mudah menular ke anak kecil yang kekebalan tubuhnya masih belum sempurna.

Sirup antibiotiknya rasanya ternyata manis, rasa jeruk. Tapi jelas awalnya susya banget Lana minum obatnya. Mesti pake berantem dulu, padahal bunda ga pengen, takutnya nanti nimbulin trauma minum obat. Sambil dicoba-coba dibilangin, ”Lana kakinya lagi sakit kan (sambil nunjuk kakinya yang sakit), kalo mau sembuh ga gatel lagi, minum obatnya ya” Tus udah gitu pasti dia geleng-geleng tus nangis. Hari pertama kedua pake model dicekokin gitu minumnya, sampe tumpah-tumpah segala. Hari berikutnya dah pinter, awal-awalnya aja nangis, tapi udah mau disuruh buka mulut minum obat, tus dirasain obatnya manis rasanya enak kali ya. Pinterrr deh :smile:

Alhamdulillah sekarang udah berangsur pulih walo, masih sering gatel, apalgi kalo lupa pake kaos kaki pasti deh kecolongan berdarah digaruk Lana, duh *bunda ngebayangin itu pasti gatel banget ya Nak :sad: Semoga dilindungi Allah SWT dari penyakit-penyakit ya sayang.

Jadi sempet googling juga tentang antibiotik dan impetigo. Biar ga salah gituh, dan nambah wawasan juga. Ini kumpulan inpo yang perlu dikatahui tentang antibiotik dan impetigo.

 

Antibiotika
Dari Wikipedia, antibiotika adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Antibiotika yang ditemuin sama Alexander Flemming ini dijulukin “peluru ajaib” yaitu obat yang membidik penyakit tanpa melukai tuannya. Antibiotik ga efektif mengobati infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya.

Antibiotik (anti-bakteri) bisa dikategoriin berdasar target spesifiknya: antibiotik spektrum sempit dan spektrum luas . Setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika dengan target bakteri² tipe tertentu seperti bakteri gram negatif atau gram positif, ini yang disebut spektrum sempit, ada juga antibiotik dengan spektrum luas yang mempengaruhi bakteri dalam jangka lebih banyak. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut. Ada antibiotika oral (yang dimakan) gampang digunakan, dan antibiotika intravena (melalui infus) yang dipake untuk kasus yang lebih serius. Ada juga antibiotika yang dipakai seperti tetes mata dan salep.

Macam-macam antibiotika
Antibiotika bisa digolongin berdasarkan sasaran kerjanya dan susunan kimiawinya. Ada 6 kelompok antibiotika diliat dari target atau sasaran kerjanya:

  • Inhibitor sintesis dinding sel bakteri, mencakup golongan Penicillin, Polypeptide dan Cephalosporin, misalnya ampicillin, penicillin G;
  • Inhibitor transkripsi dan replikasi, mencakup golongan Quinolone, misalnya rifampicin, actinomycin D, nalidixic acid;
  • Inhibitor sintesis protein, mencakup banyak jenis antibiotik, terutama dari golongan Macrolide, Aminoglycoside, dan Tetracycline, misalnya gentamycin, chloramphenicol, kanamycin, streptomycin, tetracycline, oxytetracycline;
  • Inhibitor fungsi membran sel, misalnya ionomycin, valinomycin;
  • Inhibitor fungsi sel lainnya, seperti golongan sulfa atau sulfonamida, misalnya oligomycin, tunicamycin; 
  • Antimetabolit, misalnya azaserine.

Kenapa siy penggunaan antibiotika harus dilakukan sesuai dan tepat, seperti concern Pengobatan secara Rasional (Rational Use of Medicine), karna biasanya antibiotika bekerja sangat spesifik, kalo terjadi mutasi pada bakterinya mungkin banget malah bisa jadi strain bakteri yang ‘kebal’ sama antibiotika. Nah makanya, antibiotika biasanya dikasi dalam dosis tertentu yang sudah diperhitungkan bisa bikin bakterinya segera mate dan dalam jangka waktu tertentu yang sudah ditentukan supaya ga terjadi mutasi. Kek Lana minum sirup antibiotik Amoxsan 5cc 3x sehari selama seminggu, itu diitungin sama dr. Farian, pake faktor pengali gitu sama BB-nya Lana.

 

Impetigo
Nah kalo impetigo, yang diketahuin dari kidshealth yaitu infeksi kulit menular yang biasa terjadi pada anak yang biasanya nimbulin bekas di muka, leher, mulut dan hidung, tangan ma area popok. Bentuknya bisa luka kemerahan seperti bisul yang berkelompok, setelah beberapa hari menjadi kuning kehijauan dan pecah menjadi luka terbuka dan gatal. Impetigo ini bisa disebabin oleh 2 jenis bakteri staphylococcus aureus atau group A streptococcus.

Biasanya kasus impetigo terjadi saat kulit sudah teriritasi masalah kulit ke eczema ato bentol digigit serangga. Misal gatel karna nyamuk bisa terinfeksi karna sering digaruk, jadilah impetigo. Untuk mencegah impetigo, ya harus menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan. Rutin mencuci tangan, tidak memakai bersama pakaian seperti handuk. Disarankan juga saat ada keluarga yang menderita impetigo, anggota keluarga lain bisa menggunakan sabun antiseptik. Impetigo diobati dengan krim antibiotik atau antibiotik yang diminum lewat mulut.





Sate Tempe

8 11 2009

Binun maw masak apa lagi…
Keknya tiap hari dah ngejejelin Lana masakan dari nasi untuk karbonya tus tambah ayam, daging, ikan untuk proteinnya plus sayur/ buah kukus buat vitamin dan mineralnya. Jadilah hari ini dibuatin sate tempe ajah. Skali² ya nak, menu tempe. Tempe juga banyak khasiatnya lho :wink: Tinggi protein tuch. Resepnya dapet dari buklet Makanan Sehat Balita dari Tuti Sunardi, dimodif sesuai bahan di kulkas hehehe. Tempe ini aseli full bumbu, tapi tradisional smua. Makanya nama aslinya Sate Tempe Bumbu Kare

Bahan:
Tempe secukupnya, potong dadu 25 buah
1sdm minyak untuk numis
100ml susu segar/ UHT plain (bisa diganti santan)
10 batang lidi untuk tusuk sate
1lembar daun salam
1lembar lengkuas
1lembar daun jeruk
1batang sereh
Haluskan:
1butir kemiri
1/2sdt bawang putih
1/2sdm irisan bawang merah
Seiris kecil jahe
Seiris kecil kunyit
Seujung sendok garam merica (optional)

Cara membuat:
*Tumis dengan minyak zaitun, semua bumbu termasuk yang diulek/ dihalusin tus masukin potongan tempe, masak sampai kuah kering, angkat
*Tusuk tempe dengan tusuk sate
*Panggang di wajan anti lengket