Masih tentang Komunikasi

10 06 2017

Gimana kelanjutan bunda belajar komunikasi yang produktif dengan anak? Sebelumnya yang mau dievaluasi adalah gimana siy hubungan orang tua anak maksudnya hubungan bunda dengan kakak dan juga ade? Yang pasti bunda pengen punya hubungan yang menyenangkan dan positif buat anak-anak. Positif dalam arti bunda bisa menjadi teladan yang baik dan menyenangkan adalah bisa menjalankannya dengan hati yang iklhas dan riang.

Dalam penelitian terkini juga menyebutkan bahwa anak yang tumbuh dengan komunikasi positif dengan orangtua cenderung memiliki kepribadian, daya tahan terhadap stress dan self esteem yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang memiliki hubungan dan komunikasi yang buruk dengan orangtua.

Menurut bunda komunikasi yang produktif harus diterapkan sejak dini pada anak, karena bunda juga ingin saling menghargai dan anak-anak bisa tumbuh sehat dan punya tumbuh kembang yang optimal.

Komunikasi kan katanya ada yang verbal dan non-verbal ya, nah di bagian bunda keduanya mencolok nih…verbal masih punya banyak celah perbaikan begitu juga dengan non verbal…hahaha…Kalau dari sikap tubuh sepertinya bunda sudah begitu terbuka, atau semua orang bisa membaca ekspresi, gestur dan sebagainya terkait emosi yang bunda rasakan, lalu apakah semua bisa dikembalikan ke porsi komunikasi yang baik didukung dengan sisi non verbal yang terbuka tadi, ternyata belum tentu…

Anak-anak sering menyadari bahwa bundanya sedang marah atau tidak senang hati, mereka akan memberikan waktu bunda untuk menenangkan diri, at least tidak mengganggu bunda di waktu tersebut. Kakak berusaha memfasilitasi ade supaya bisa mengerti bahwa bunda sedang butuh waktu menenangkan diri. Tapi untunya bunda bisa cukup cepat men-‘switch’ tuas emosi ke 2 hal yang berbeda khususnya dengan melihat atau mengerjakan sesuatu yang dirasa menyenangkan. Tapi terkadang hal itu seperti menggambarkan mood swing yaa…Yang perlu diperhatikan dan diperbaiki adalah bunda harus lebih sering mendengarkan kakak dan ade bercerita dengan sikap tubuh lebih positif sehingga memunculkan rasa tertarik, perhatian  dan penghargaan untuk kesempatan bercerita dan berbagi antara ibu dan anak.

Satu lagi yang ini bunda tingkatkan adalah menerima perasaan baik perasaan diri bunda sendiri maupun perasaan anak. Didalam Komunikasi Baik Benar dan Menyenangkan, langkah pertama yang dilakukan adalah menanyakan perasaan anak. Amati dan terima perasaan anak dengan cara mengucapkan perasaan mereka. Dengan cara ini diharapkan menumbuhkan rasa anak merasa dia akan diterima saat berada dalam emosi apapun.

Trus apalagi yang bunda highlight yaitu berkomunikasi dengan hati tenang, kaream apa…saat hati dan pikiran sudah tenang, rasanya lebih mudah berpikir logis dan menerima masukan. Begitu juga dengan anak-anak, kalau sedang menangis bunda akan bilang selesaikan dulu ya nangisnya nanti bunda tunggu di sana, baru setelah itu mulai bicara dan memasukkan pesan dan nasihat-nasihat yang akan dapat diserap dengan baik oleh anak saat hati dan pikirannya sudah tenang atau stabil emosinya.

Semangat terus berlatih supaya lebih baik ya bunda

 

#level1
#day2
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Advertisements

Actions

Information




%d bloggers like this: