Complimentary Feeding

30 10 2009

feeding

Menarik nich

Ternyata menurut WHO, makan itu bukan hanya sekedar makan lho. Kita bisa sekalian ngajarin anak belajar sambil makan. Belom paham bener siy, tapi mari sama-sama belajar. Dulu pernah denger responsive feeding, sekarang complimentary feeding.

Complimentary feeding menurut WHO ini pada intinya menitik beratkan pada proses makan. Bahwa makan bukan sekedar memberi anak makan, kenyang lalu beres. Melalui program ini WHO ingin agar dalam proses makan pun kita sebagai orang tua memberikan stimulasi yang diperlukan oleh anak. Yang ingin dicapai tentunya, pola makan yang sehat dan kemandirian anak nantinya. Itu kenapa disini juga dibahas selain pemberian variasi makanan juga bagaimana cara memberikan makanan kepada anak dengan cara se fun mungkin, bagaimana anak diajarkan untuk mandiri dengan mangajarinya makan sendiri dan tentu saja juga bagaimana mengenalkan tekstur yang tepat secara bertahap kepada anak jadi, benar kata Lina, bukan dengan cepat cepat tapi bertahap sesuai kemampuan yang seharusnya sudah bisa dicapai. Memang pertumbuhan gigi pada anak memang berbeda beda, tapi jangan salah loh mba, bukan berarti mereka tidak bisa mengunyah walaupun tanpa gigi, karena gusi mereka sudah cukup kuat untuk melakukan itu.

http://www.who.int/nutrition/topics/complementary_feeding/en/index.html
Complementary feeding should be timely, meaning that all infants should start receiving foods in addition to breastmilk from 6 months onwards. It should be adequate, meaning that the nutritional value of complementary foods should parallel at least that of breastmilk. Foods should be prepared and given in a safe manner, meaning that measures are taken to minimize the risk of contamination with pathogens. And they should be given in a way that is appropriate, meaning that foods are of appropriate texture and given in sufficient quantity. The adequacy of complementary feeding (adequacy in short for timely, adequate, safe and appropriate) not only depends on the availability of a variety of foods in the household, but also on the feeding practices of caregivers. Feeding young infants requires active care and stimulation, where the caregiver is responsive to the child clues for hunger and also encourages the child to eat. This is also referred to as active or responsive feeding.

Advertisements




Keju & Yogurt Bayi

15 05 2009

Bebe lana udah 9m, saatnya nyobain kuning telor, keju ma yoghurt niy…
tapi hiks, kuning telor blom lulus tes alergi nich…hiks…blom bisa bikin cookies baby dech ^__~, cobain lg ah bulan depan…

Hasil bros2 dapet sharing mom Inta sama mbaDepe dari milis MPASIrumahan lumeyen lengkap
ttg penggunaan Yoghurt, Keju, Butter, UHT, Sereal (kayak Koko crunch dsb…), Garam, Gula.

Keju siy baru coba minggu lalu bikin nugget tempe saos tomat keju. kemaren siy coba beli keju cheddar d*amond, katanya kadar garamnya paling rendah, moga ga alergi, amin!

Alhamdulillah kayaknya ga alergi, hmmm nikmat buburnya pake keju, buat asupan kalsium juga kan selain susu ma brokoli

===
Produk susu dan olahannya (susu sapi ya yang umum) bisa diberikan mulai umur 8 bulan dengan catatan anak tidak punya riwayat alergi terhadap Laktosa. Walaupun konsumsi produk susu yang telah diolah itu bisa mengurangi resiko reaksi alergi tapi ternyata masih ada yang bisa alergi beneran lho.

Yoghurt  8m+
yang plain (tanpa tambahan gula) kalo aku dah coba pake merk b*okul dari d*amond dan yummy yang plain ya. Ada di c4

Keju 8m+
bisa pilih jenis krim, cheddar ato ricotta yang penting bahan susunya harus yang sudah di pasteurisasi. Bisa yummy, kraft, diamond, philadelphia. Bisa dicari di giant/c4 juga. Keju yang rendah garam (babybel,alaughing-cow, bulla cottage cheese, yummy cream cheese, kraft juga gapapa, asal jangan terlalu sering soalnya mayan asiiinn)

Butter 8m+
pilih butter yang tidak digarami (unsalted butter, contoh: anchor, president, orchid,aellevire). Merk orchid yang paling gampang dicari.
Kalo untuk numis2 aku pake margarin Filma tanpa garam

UHT 12m+
ultra ato susu sehat ato susu pasteurisasi merk diamond. Nggak cuman yang UHT, wholemilk alias susu segar juga boleh diperkenalkan lho! Dengan catatan sda, anak nggak alergi laktosa. Contoh umum: Ultrajaya, Diamond, Indomilk. Nggak rekomen merek susu UHT dari luar negeri.

Serealia/ sereal sarapan pagi (kyk Koko crunch dsb…) 12m+
Biji-bijian ini sebenarnya bagus diberikan ke bayi mulai dari umur 8 bulan+. TAPI, berhubung kemeripik (= bikin keselek), kecil (= bikin keselek) dan BERGULA…. Pilah pilih yaaa (bisa pilih rice krispies original/cornflakes original kellogs-simba). Dan jangan lupa DILEMBEKIN dulu.
Nah setelah gigi anak lengkap (atau paling enggak udah punya geraham) dan berusia 12bulan+, bolehlah dikasi variasi seperti kokokrunch, fruity loops, rice krispies dkk. Tapi inget, ini bukan makanan utama. Ya paling enggak buat di indonesia 🙂 Dan berhubung kandungan gula
yang tinggi, jangan dikasi kebanyakan. Kita gamau kan punya anak yang obes dan bergigi buruk?

Garam 12m+
cukup secuil saja dan lebih seringnya malah gak pake garam

Gula 12m+
pilih 2 thn untuk gula putih (untuk pemanis biasanya selain buah bisa pake susu bubuk coklat/ vanila, madu, gula aren).
Garam dan Gula, perasa yang nikmat bagi orang dewasa, perusak pembentukan citarasa lidah dan organ dalam bayi bila diberikan terlalu dini dan secara semena-mena. hehehehe… 😉
Kok saya bilang perusak? perusak citarasa : Karena berkenalan dengan Gar-Gul versi dewasa di usia dibawah 12 bulan akan membuat anak kecanduan rasa manis-asin.
Biarkanlah anak kita merasakan manis asli dari buah-buahan, sayuran, asin dan gurih alami dari daging, ikan, dan olahan susu.
Pemberian Garam-Gula yang ‘ter la lu’ juga memperberat kerja organ dalam di tubuh bayi kita yang masih lembut itu. Organ apa? terutama ginjal.





Perlengkapan MPASI Lana

7 05 2009

Waktu Lana mo MPASI, emaknya lumejen heboh kayak mo lahiran dulu 😉 yang kubeli:

  • Wajan stainless kecil (buat masak bubur g*sol)
  • Panci stainless gede + saringan (yang buat deep frying) bertutup kaca (kayaknya kurang berguna nich), wuih panci stainless maharani yak 😯  udah muter2 carrefour, mall ma itc kuningan khusus peralatan masak sama aja mahalnya, ampe sekarang blom dapet lagi niy masih perlu lagi untuk spare
  • Sendok pengaduk kayu
  • Talenan kayu ma talenan plastik (terpisah bwt daging ma buah/sayur)
  • Pisau (terutama jenis pisau daging berguna banget buat cincang daging/ ayam/ sayur)
  • P*geon baby food maker
  • Feeding set, P*geon, Ikea, N*by (buat spare kalo blom dicuci)
  • Container kecil2 (tupperware ma kotak2 plastik biasa yang ada untuk simpen kaldu, bubur ma lauk di kulkas, yg penting ada lambang segitiga recycle kode 5 sama PP (isu BPA bow) 
  • Plastik ziplock ma plastik kedap untuk bungkus makanan apa ya namanya… 
  • Mangkok stainless, buat ngetim nasi

Pake juga beberapa peralatan punya mama:

  • Blender + grinder (blender besar blom pernah dipake, grinder buat halusin oatmeal)
  • Hand blender (buat bikin saus)
  • Panci stainless kecil pake tutup kaca