Butter or Margarine?

6 11 2009

Sebenernya ini kebingungan gua ma mentega, margarin ato butter. Yang mana yang mentega, mana butter, mana margarin binun. Apalagi kandungannya, lieur euy😉 Tapi setelah baca katanya margarin lebih baik dari mentega, jadi pengen tau komposisinya *ahh ngetop sekali komposisi sekarang inih😉 Hasil bros-bros dapet kek dibawah, moga bener, soalnya banyak pendapat, sembari sebelum makan bismillah dulu🙂

Butter atau margarine, manakah yang baik?

foto butter dari WikipediaButter atau mentega berasal dari lemak hewan (krim yang diproduksi sapi), air, susu (bagian padat dari susu) dan garam. Kandungan garanya berkisar antara 1,5-3%. Mentega yang terbuat dari lemak hewan biasanya mengandung lebih banyak lemak jenuh/ saturated fats (66%) dibanding lemak tak jenuh/ unsaturated fats-nya (34%). Lemak jenuh ini biasanya berhubungan dengan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh (ini kubaca disini). Biasanya digunakan sebagai olesan roti dan biskuit, sebagai perantara lemak di beberapa resep roti dan masakan, dan terkadang bahan untuk menggoreng. Butter/ mentega yang sering kita temui di supermarket misalnya merk Orchid, Anchor, dll

 

Foto Margarine dari WikipediaKalo menurut situs ini, margarin yang banyak diproduksi sekarang dibuat dari minyak sayur/ minyak goreng (vegetable oil) yang dengan proses hidrogenasi berwujud padat pada suhu kamar, dulunya dari lemak hewani juga. Margarin yang banyak beredar sekarang umumnya terbuat dari minyak jagung atau minyak kedelai. Margarin yang banyak dijumpai di supermarket misalnya Meadowlea (ada yang salt-reduced lho), Filma (ada yang jenis unsalted), ato yang terkenal Blue Band

Dari MayoClinic diketahui, margarin memiliki kandungan lemak ’baik’ — lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated) dan lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated) – daripada butter/ mentega yang berasal dari lemak hewan. Jenis lemak ini membantu menurunkan low-density lipoprotein (LDL) atau biasa disebut kolesterol ‘jahat’ – yang terkandung dalam lemak jenuh (saturated fat).

Tapi ga semua margarin sama. Saat proses hidrogenasi akan menghasilkan asam lemak yang disebut trans fat acid yang tidak sehat. Seperti lemak jenuh, lemak trans ini bisa meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung dan stroke. Trans fats ini dapat menurunkan kadar high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol ‘baik’.

Waktu milih margarin, pilihlah yang kandungan trans fat-nya serendah mungkin dan kurang dari 2 gram total lemak jenuh dan trans fat-nya (biasanya tertera pada label).

Pernah liat juga di Oprah Show, kata dr. Oz, hati-hati memilih makanan Periksa selalu ingredients (komposisi) *nah banci komposisi lagi kannn hikikik😉 , kalo ada kata mengandung partially hydrogenated oil (ato yang mirip gitu), mendingan jangan deh karena udah pasti itu mengandung lemak trans. Prinsipnya sebisa mungkin hindari makanan yang mengandung lemak trans dan kurangi lemak jenuh sebanyak mungkin (karna aga susah yang dieliminasi samsek). Bagusnya pilih lemak tak jenuh tunggal dan ganda aja, kalo emang terpaksa banget. Yahh jadi kepikiran minyak-minyak buat goreng-goreng deh. Baca-baca lagi ahhh…

Actions

Information

One response

22 06 2010
shinta lestari

wah..jd ada pencerahan nih..selama ini aku kasih babyku butter orchid unsulted trus DSA temenku nyaranin yg bagus margarine meadow lea yg original.nah,aku ke web produsennya meadow lea,menurutku yg salt reduced better than yg ori krn kadar garamnya lbh rendah.yg muslim hrs hati2..ga semua produk meadow lea halal.di web nya,si produsen nyantumin produk mereka yg halal,salah satunya ml salt reduced..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: